Minggu, 06 Juli 2008

Kita bekerja untuk siapa?

My Value's Today

Sebuah pertanyaan yang simple sekali tetapi akan sangat luas sekali fungsinya dan dapat mempengaruhi paradigma kita dalam bekerja.
Hari ini ada cerita menarik yang dapat diulas pada blog ini.
Kebetulan hari ini Ibu Direktur Utama dan Ibu Direktur tempat saya bekerja cuti secara bersamaan ditambah dengan 1 orang lagi yaitu Manager Purchasing.
Pagi-pagi sekali saya bekerja dengan perasaan yang biasa-biasa saja dan berjalan seperti biasanya. Tidak berapa lama setelah itu saya bertemu dengan salah satu staff Purchasing dan kelihatan sekali dari wajahnya sangat ceria dibandingkan dengan hari biasanya. Kemudian Dia menyapa saya dan berkata hari ini sangat tenang sekali keadaannya, para bos tidak masuk dan kita bisa rilex kerjanya, bukan begitu Pak Indro? saya hanya tersenyum kecil aja.
Nah, keadaan diatas mungkin bisa terjadi pada kita semua yang bekerja di sebuah perusahaan. Kalau nggak ada Bos, kita bisa tenang dan rilex dalam bekerja. Tetapi coba resapi dan tanya kedalam hati kita masing-masing, benarkah kita rilex dan tenang kalau tidak ada bos? atau malah sebaliknya dalam hati kita tidak menjadi tenang, di kejar-kejar suatu hal yang tidak kelihatan dan akhirnya hati kita hari ini menjadi hampa. Mengapa hati kita menjadi hampa? karena hari ini kita tidak menghasilkan sesuatu output apapun dan itu mempengaruhi motivasi kita dalam bekerja. Kita pasti telah mengetahui bahwa kita menjadi bersemangat dalam melakukan apapun jika kita telah menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kita dan bagi orang lain. Jadi Lebih enak ada Bos atau tidak ada Bos saat kita bekerja?
Kalau paradigma kita terisi bahwa kita melakukan semua tindakan dalam bekerja adalah untuk menyenangkan atasan atau bos kita maka tindakan untuk tenang dan rilex adalah sudah betul. Tetapi apakah demikian seharusnya kita bekerja? bukankan tujuan kita bekerja adalah untuk meningkatkan taraf hidup kita? kalau demikian, untuk apa kita memusingkan ada bos atau tidak, Atasan masuk atau tidak itu adalah urusan mereka sendiri. Urusan kita adalah bagaimana caranya agar kita dapat menaikkan "My Value" kita di perusahaan tempat kita bekerja untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik.
Jadi, "Kita bekerja untuk siapa?" tentu saja jawabannya adalah untuk kita sendiri dan bukan untuk orang lain.
Semoga menjadi renungan kita pada hari ini untuk meningkatkan Value kita masing-masing

Salam Value

Tidak ada komentar: